Archive for July, 2006

Bodoh..

Monday, July 31st, 2006

Sudah enam bulan berlalu.. Enam bulan itu pula aku menjalani pengalamanku yang baru.. Bukan sama sekali baru..
Dalam enam bulan itu pula aku masih bodoh, sama seperti di awal perjalananku.. Saat itu kukira aku hanya menunggu waktu namun ternyata akupun masih bodoh..

Kebodohanku adalah hingga sekarang aku masih belum bisa mengerti. Sungguh-sungguh terlalu bodoh untuk dapat mengambil sisi positif dari apa yang aku jalani selama ini. Terlalu bodoh untuk dapat merasakan bahagia dalam perjalananku. Terlalu bodoh untuk bisa mengerti apa yang Ia kehendaki dari semuanya ini.

Sungguh-sungguh bodoh. Am I?

Lembur lagi!!!

Monday, July 31st, 2006

Hmm… untuk kesekian kalinya aku lembur lagi. Lembur yang sebenarnya bukan bagianku. Tapi terseret kedalamnya. Bagian laen nyang lembur, eee.. sini kebawa-bawa..
Yaudahlah tapi lemayan, kalo malem internet e kuenceng pisan. hehe.. uenak..

Pulang

Tuesday, July 25th, 2006

Sudah kedua kali ini aku gak pulang smg. Padahal dari seminggu, cuman hari sabtu yang paling diharapkan. Karena apa? Karena PULANG. Wuhuuii..
Kerja di kota kecil kayak gini cuman bikin bosen, gak bisa apa2, monoton. So satu2nya hiburan ya wkt pulang. Biasanya weekend malah lebih sibuk daripada hari kerja. Tanya kenapa?
minggu kmrn pdhl udah ada renc sama temen2 mo nonton pelem Si Kapten Jack, Bajak Laut dari Karibia. EEEEhhhh… Jumatnya diberitau ada lembur. Apa gak esmosi tuh.
Moga2 aja minggu ini bisa pulang. Soalnya mo ngumpul ama anak2 gitaris.com region semarang, mo nonton klinik. Wuhuuuiii…
Yah moga2 aja gak lembur.
Harus lembur terus? Tanya ken apa?
Kalo bisa gak lembur knp hrs lembur???

Nadine gagal!!

Sunday, July 23rd, 2006

Setelah para dewan juri yang terhormat membaca, menimbang , dan memutusken maka dalam 20 besar finalis Ratu Sejagat Raya yang diadaken di LA, Nadine wakil (tapi tidak mewakilken) daripada negara (kota kata Nadine) tercinta Endonesah dinyataken gugur….

Dan daripada itu, maka dapat berlega hatilah pihak2 yang selama ini menolak keberangkatan daripada sodari Nadine tersebut ke kontes kecantikan yang (katanya) paling bergengsi sejagat raya.

Sebenernya kalo kita lihat, dari segi fisik Nadine bisa dikataken cukup unggul bila dibandingken dengan kontestan2 lainnya, dengan postur tinggi semampai (bukannya semeter tak sampai), wajah Indo-Jerman, merupakan modal yang cukup untuk kategori ‘Beauty’ dalam ajang tersebut. Lalu pertanyaannya kenapa Putri Endonesah 2005 ini tidak mampu lolos dalam 20 besar finalis? Konon katanya Nadine sempet bertahan bertengger di puncak polling untuk beberapa lama di situs2 yang berhubungan dengan ajang itu.

Lalu apakah gagalnya Nadine dikarenakan oleh 2 kategori lain yaitu ‘Brain’ dan ‘Behaviour’? Mungkin.
Karena dalam petikan wawancara Nadine memberi jawaban2 yang terkesan teramat sangat standar sekali (untuk ukuran seorang Putri Endonesah tentunya). Bahkan negri ini disebut city (wah.. wah.. wah..) oleh Nadine. Benar kata seorang teman, si Kumbang (sebut saja begitu), temen saya ini berkata, "Mbok ya kalo ndak bisa ngomong Enggres ya make penerjemah saja!"
Loh tapi kan Nadine ini sekolahnya saja di London School apa gituh, mosok ya gak bisa ngomong basa Enggres dengan baek?
Ditanya gitu si Kumbang malah njawabi, "Loh London School ya London School, la wong konon katanya bahasa Endonesah-nya juga blepotan, wong dia sehari2 lancarnya basa Jerman."
OOOO… gitu. Ya maklum sajaa…

Semestinya kesalahan2 awal itu tidak mutlak menjadikan Nadine kalah. Lalu apa? ‘Brain’-kah? atau ‘Behaviour’-kah?

Kok bisa jadi putri Endonesah ya??? Tanya kenapa?

Lembur KAMPRET!!

Thursday, July 20th, 2006

Gilaa… Hari ini bete banget. Disuruh lembur padahal yang bikin masalah bukan aku. Beteeeeeee banget. Parah. Konyol. Kaonyol bangetttt…
Harusnya kalo koordinasi jalan bener gak perlu kayak gini. Mana seharusnya bukan bagianku lagi…

Kampreeeetttt!!!! Malem ini bener2 beteeeeeee……

Harus lembur?? Tanya kenapa? Siapa yg bego coba?!?!?! Emosi….

Berserah = Menyerah ????

Thursday, July 13th, 2006

Berserah = Menyerah ????
Kedengaran mirip… Tapi apakah kedua istilah itu sama artinya? Itu yg saya sendiri bingung.
Si Anu bilang kita harus sepenuhnya berserah, tapi si Itu bilang kita jangan menyerah dengan keadaan dan tetap harus fight. Nah apakah kedua istilah itu sama artinya? Itu yg saya sendiri bingung.

Kadang kita tdk tau kapan kita harus berserah (atau menyerah?) dan kapan kita jangan menyerah (atau berserah?). Apakah ada garis batas yang dimana bila kita melaluinya maka kita harus berserah (atau menyerah?) dan bila kita berada di belakangnya kita jangan menyerah (atau berserah?) ?

Apakah kedua istilah itu sama artinya? Itu yg saya sendiri bingung.

Mungkin jawabannya bisa berbeda tergantung dari pada siapa kita bertanya. Lalu harus bagaimanakah sikap kita? Berserah? Atau menyerah? Atau apa?

Namun meskipun kedua istilah itu mirip, tapi ternyata berbeda. Berserah itu jauuuhhh lebih sulit dari menyerah. Dimana kata menyerah itu berarti pasif. Menyerah itu berarti kita benar2 tidak memiliki segalanya. Tapi berserah? Kita masih memiliki segalanya, dan kita masih memiliki ‘Free Will’. Dan dengan berserah bukan berarti kita menyerah, justru dengan berserah kita masuk ke dalam tahapan di mana kita menerima tantangan untuk membendung ke-aku-an kita. Bingung? Sama.

Walaupun begitu kita masih sering keliru dalam mempraktekkan dalam kehidupan.
So apakah kedua istilah itu sama artinya? Itu yg saya sendiri bingung.

Just my opinion.. CMIIW

Anjing gw melahirkan!!!!!…

Thursday, July 13th, 2006

Anjing gw melahirkaaannn…!!!
Ehm tolong bacanya yg bener ya.. Harusnya gini: ‘Anjing gw’ melahirkan. Bukannya gini: Anjing ‘gw melahirkan’.
Biar gak salah persepsi aja. Hihihihi…
Tapi sayang… cuma melahirken satu. Itu pun mati pula. Huuhh.. Kegemukan sih induknya..
Yah nunggu setengah taun lagi…
(Postingan yg gak penting banget yak.. ;)) )

My lil brothers

Monday, July 3rd, 2006

Kemaren, hari minggu, ada acara kecil di rumahku. Di hari itu bbrp sanak sodara jg dtg ke rmh. Bbrp dr mrk nginap di rmh (ih kok kalimatnya nyk singkatannya ya.. sms banget seh). Untuk anak2 yang cowo tidur di kamarku. Ber-4 totalnya. Fiuhh.. penuh banget. Tapi ngeliat mereka, sedikit menghibur hati malam itu. Lucu-lucu gitu lho.. Ada yg smp, ada yg sma. Kayaknya mereka ga ada beban. Bebas aja rasanya. Yah masa kecil emang sudah kelewat.. Pagi2 bangun dan berangkat ke Kudus lagi.. Huuhhh.. Sebelom keluar kamar, aku sempet liat wajah2 sodara2ku yg masih kecil2 itu. Damainyaaa… (Dalam hati, ‘Enaknyaaaa masih tidur, mana di sini mata masih berat lagi’)……. Berangkat berangkaaattt…